Ironi Dunia Pendidikan Zaman Sekarang

Dunia pendidikan sekarang tak sebanding dengan kemewahan para pejabat negara. Mengapa demikian? Sering kita lihat di televisi banyak sekolah yang sudah tidak layak lagi untuk digunakan. Bangku dan meja untuk tempat menulis sudah tak layak lagi dipakai. Ironis sekali diatas kemewahan para dewan dunia pendidikan kita melorot tajam dari kemewahan yang ada. Sebagai contoh salah satu SD didaerah Sulawesi Selatan para siswa harus belajar bersama dengan kambing. Karena sekolah mereka berdekatan dengan kandang kambing dan tidak adanya lagi lahan untuk mendirikan sekolahan yang layak. Bangku dan meja sudah reyot tidak bisa lagi digunakan. Papan tulis saja hanya ada satu buah. Guru yang mengajar disana hanya dua orang dan yang satu lagi merangkap sebagai seorang kepala sekolah padahal jumlah murid di SD itu mencapai 50 orang. Sebagai contoh yang kedua sekolah TK di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta para siswa belajar dengan kewaspadaan karena takut atap sekolah mereka rubuh saat mereka belajar. Fasilitas yang ada pun tak mendukung lagi bahkan lebih terlihat tidak pantas digunakan lagi. Ini hanya sebagian potret dunia pendidikan negeri ini. Betapa sulitnya masyarakat desa untuk mendapatkan ilmu pengetahuan layaknya masyarakat kota.

ImageImage

Haruskah mereka ditelantarkan begitu saja? Para anggota DPR selalu mengatakan bahwa salah satu anggaran APBN itu untuk dana pendidikan tapi dengan dua contoh diatas apa itu sudah terealisasikan? Daripada anggota DPR melaksanakan studi banding ke luar negeri yang alasannnya karena untuk memajukan negeri ini mending ke daerah-daerah terpencil melihat bagaimana kelayakan dari sekolah yang ada di desa sehingga layak dipergunakan. Bagaimana negeri ini akan maju jika orang yang ingin mendapatkan pendidikan saja sangatlah sulit. Selain fasilitas yang tidak layak dipergunakan, untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi juga sangatlah sulit karena alasan biaya yang sangat besar. Dengan biaya yang terlampau besar itulah  banyak anak-anak yang putus sekolah. Padahal salah satu dari mereka adalah anak-anak yang cerdas dan  rajin untuk menggapai masa depan yang lebih baik.

Berapa banyak dana negara yang dihabiskan oleh pejabat tinggi negara dari alasan studi banding, perbaikan fasilitas dan yang terakhir adalah korupsi. Sebenarnya uang rakyat itu untuk siapa?

Rakyat atau anggota dewan yang terhormat?

Dimana tanggung jawab mereka untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat Indonesia ini yang hingga milyaran orang? Yang sejahtera hanya yang memiliki jabatan tinggi, sedangkan rakyat pedalaman sana apa mereka hidup sejahtera?

Bagaimana mereka bisa hidup sejahtera kalau untuk mendapatkan pendidikan yang layak saja sangatlah sulit. Mereka tidak diperhatikan sama sekali. Mereka ditinggalkan begitu saja padahal uang anggota dewan itu sebagian adalah milik mereka. Tanggung jawab wakil rakyat sekarang benar-benar dibutuhkan. Demi membangun kesejahteraan rakyat yang berawal pasti dari pendidikan yang layak. Anda wakil rakyat pasti masih memiliki hati nurani untuk merubah Indonesia ini menjadi negara maju layaknya Jepang beserta negara maju lainnya. Awali dengan membangun fasilitas pendidikan yang layak di seluruh wilayah Indonesia dan Kemudahan biaya untuk melanjutkan studi pendidikan yang lebih tinggi yang dapat dijangkau oleh rakyat pada zaman globalisasi ini.

Masalah guru-guru honorer juga perlu diperhatikan. Mengapa? Para guru itu adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa tanpa ada mereka belum tentu kita bisa sesukses sekarang. Banyak pengabdian guru yang disia-siakan. Sudah hampir puluhan tahun mengajar tapi tetap saja menjadi guru honorer padahal jasa yang ia berikan sungguh besar. Apakah itu adil?

Jadi dari semua segi pendidikan baik sekolahnya, fasilitas, maupun guru harus sama-sama diperhatikan. Agar negeri ini akan sejahtera dan maju seperti negara lainya.

***Kompasiana.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s