MATEMATIKA KELAS VI/2 “OPERASI HITUNG CAMPURAN”

Image

Kamu sudah mengenal operasi-operasi hitung bilangan yang

meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Tahukah kamu bahwa operasi-operasi hitung tersebut mempunyai

tingkatan dalam urutan pengerjaannya.

Mari kita selesaikan operasi hitung campuran penjumlahan

dan pengurangan berikut ini.

 

  1. 300 + 25 – 60  = (300 + 25) – 60

                        = 325 – 60

                        = 265

  1. 225 -5 + 32    = (225 – 5) + 32

                        = 220 + 32

                        = 252

 

Selanjutnya, mari kita selesaikan operasi hitung campuran perkalian dan pembagian berikut ini.

 

  1. 5 x 12 : 3        = (5 x 12) : 3

                        = 60 : 3

                        = 20

  1. 14 : 2 x 3        = (14 : 2) x 3

                        = 7 x 3

                        = 21

 

Operasi hitung perkalian dan pembagian berasal dari penjumlahan dan pengurangan yang berulang, maka mempunyai tingkatan yang lebih tinggi. Sehingga operasi hitung perkalian dan pembagian harus didahulukan daripada penjumlahan dan pengurangan

187 + 39 : 3               = 187 + (39 : 3)

                                    = 187 + 13

                                    = 200

2. 196 – 5 × 25          = 196 – (5 × 25)

                                    = 71

Jika dalam operasi hitung campuran terdapat tanda kurung, maka operasi hitung yang di dalamnya dikerjakan paling awal.

Dari uraian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa dalam operasi hitung campuran ada beberapa kaidah pengerjaan hitung campuran pada bilangan bulat, yaitu sebagai berikut.

 

  1. Semua operasi hitung yang terdapat dalam tanda kurung, dikerjakan lebih dulu.
  2. Operasi perkalian dan pembagian lebih kuat daripada operasi penjumlahan dan pengurangan.
  3. Operasi perkalian dan operasi pembagian sama kuat.
  4. Operasi penjumlahan dan operasi pengurangan sama kuat.

LEMBAR KERJA SISWA

  1. 1.    28 × 10 : 4           =  . . . .
  2. 2.    450 : 75 × 16 = . . . .
  3. 3.    187 + 39 : 3 = . . . .
  4. 4.    196 – 5 × 25 = . . . .
  5. 5.    456 + 167 – 308 = . . . .
  6. 6.    695 – 500 + 75 = . . . .
  7. 7.    40 + 16 × 10 = . . . .
  8. 8.    14 × 10 – 1.750 : 25 = . . . .
  9. 9.    (640 + 360) : 10 = . . . .

10. 14 × 10 – 1.750 : 25 = . . . .

 

KUNCI JAWABAN LKS

  1. 28 × 10 : 4           = (28 × 10) : 4

= 280 : 4

= 70

  1.  450 : 75 × 16     = (450 : 75) × 16

= 6 × 16

= 96

  1. 187 + 39 : 3        = 187 + (39 : 3)

= 187 + 13

= 200

  1.  196 – 5 × 25      = 196 – (5 × 25)

 = 196 – 125

= 71

  1. 456 + 167 – 308          = (456 + 167) – 308

= 623 – 308

= 315

  1.  695 – 500 + 75 = (695 – 500) + 75

= 195 + 75

= 270

  1. 40 + 16 × 10       = 40 + (16 × 10)

= 40 + 160

= 200

  1. 14 × 10 – 1.750 : 25    = (14 × 10) – (1.750 : 25)

= 140 – 70

= 70

  1. (640 + 360) : 10 = 1.000 : 10 = 100
  2. 14 × 10 – 1.750 : 25    = (14 × 10) – (1.750 : 25)

= 140 – 70

= 70

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s